penampakan kolam ponggok dari atas
penampakan bawahnya gan
Dari kemarin bingung mau share apa, akhirnya dapat wangsit juga setelah semedi beberapa abad dan generasi, setelah mendaki gunung dan lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudera, bersama teman bertualang....hahhaha skip...skip...skip...
Bagaimana awalnya sehingga saya bisa ikut free diving lebih tepatnya trial diving sih (malu...). kebetulan saya adalah penggemar kegiatan outdoor, saya sudah pernah mencoba beberapa kegiatan outdoor antara lain naik gunung, rafting, rapelling, caving. titik balik kenapa saya ingin mencoba diving adalah pada waktu kursus dasar dan kursus lanjutan (KDKL) yang diadakan oleh Himpunan Kegiatan Speleologi indonesia (Hikespi. Saya bertemu langsung dengan seorang sesepuh atau lebih tepatnya master caving yang sekaligus menjabat sebagai presiden Hikespi yaitu pak Cahyo Alkantana waktu itu (2012). Beliau banyak bercerita tentang Cave diving : penelusuran gua dengan menggunakan tekhnik penyelaman, menurutnya beliau ini adalah salah satu kegiatan penelusuran yang sangat berbahaya karena diving di laut lepas dan di gua sangat amat berbeda dan sudah banyak teman beliau yang Hilang dalam cave diving.
nah sejak itulah saya mulai mencari-cari informasi mengenai trial diving dan tidak tau, entah kebetulan atau bagaimana saya dapat broadcast dari seorang teman, bahwa akan diadakan pengenalan diving oleh salah satu komunitas selam di salah satu kampus di jogjakarta, syaratnya sangat sederhana yaitu bisa berenang. karena kriteria itu ada pada diri saya, segera saya menghubungi CP yang tertera. Dengan biaya yang cukup terjangkau kantong, sayapun mendaftar. (hatipun berbunga-bunga....)
tanggal 25 november 2012 kesempatan itu akhirnya terlaksana berangkat dari jogja menuju kolam ponggok (FYI : kolam ponggok adalah seperti kolam renang dengan mata air alami) kedalaman kolam ini berkisar 1-3 meter..CMIIW
kaki kram krna dingin, insturcturnya sigap coi
di ponggok setelah dibriefing kami tidak langsung diving, tapi harus mencoba snorkling dulu, snorkling ini cukup susah menurut saya karena...hmmmmm karena saya belum pernah snorklingan sebelumnya. setelah selesai snorkling kami disuguhkan makan siang dulu. kloter saya yg terdiri dari 6 orang dibagi menjadi 2 tim oleh instruktur. Tim yang terdiri dari 3 orang menyelam duluan, rasanya gimana gitu kalau melihat orang lain melakukannya lebih dulu. setelah kurang lebih 1 jam akhirnya giliran tim saya yang mencoba divingnya. senang campur aduklah apalagi sudah ada fotographernya yang siap menjepret tiap gambar trial diving kami (dan ini menurut saya yang paling penting, minimal sebagai bukti kan....no hoax in this story:D)
di belakang itu mata airnya gan, liat aja pasirnya :D
Kesulitan sebagai orang yang pertama kali trial diving adalah bernapas dengan mulut, karena satu orang dari tim saya terpaksa harus ditunda trial divingnya karena hal ini.
kami berdua tetap melanjutkan trial divingnya, di sini sebelum mulai explore atau apalah namanya kami diajarkan beberapa tekhnik yang minimal harus dikuasai antara lain :
- teknik bernapas, sebagai seorang pemula sepertinya agak sulit untuk memanajemen napas
- mask clearing, yang ini agak susah juga soalnya harus mencoba mengeluarkan udara dengan kencang melalui hidung
- hose and mouthpiece clearing, ini tinggal tekan seperti tomol gitu...syuurrr..syurrr
- regulatog recovery
-teknik berenang, beda banget pokoknya antara berenang di permukaan tanpa alat
dicontohkan oleh instructur mask clearing
dicoba sama ane
ini regulator recovery
teknik berenang (ga tau, benar apa ga?..hehehe)
Untungnya kondisi kolam ponggok belumlah open water dalam arti laut lepas, arusnya juga belum kuat sehingga relatif aman apalagi ketika berenang saya selalu ditemani oleh minimal 2 orang buddy.
intinya jika teman-teman ingin mencoba jangan ragu, karena sebagai pemula kita pasti selalu dalam pengawasan mereka yang berpengalaman.
twitter : @nobertpeace
facebook : nobertpeace























