Berita pengemboman ini tidak akan aku ketahui jika saja aku tak tergabung di group whats app 'berisik'. Padahal aku sedang berlatih futsal, kubuka gawaiku. Tersiar kabar bom meledak, Kabar itu disertai dengan video potongan tangan dan Foto kepala tanpa badan.
Melihat video korbannya aku sebenarnya biasa saja, lagi pula kasus pengeboman bukanlah hal yang baru di negeri ini, entah apapun itu motifnya. kemudian Foto korban yang dikirim tadi ku-download juga dan setelah photo ter-download, aku kaget kelimpungan sembari bergumam, hah!
Bagaimana tidak, foto yang terdownload itu adalah foto kepala tanpa badan yang wajahmya sangat mirip dengan temanku yang kuanggap saudara. wajah korban benar-benar sangat mirip. Aku mencoba untuk tenang.
![]() |
| Ujat, laki-laki paling kanan |
Aku begitu kalut, secepat kilat aku menghubungi semua teman-teman baik yang di jogja maupun di jakarta, mengkonfirmasi apakah mereka masih bisa menghubungi Ujat baik via SMS, obrolan whats app maupun telpon, jawaban mereka, tidak.
Semua merespon biasa saja pada awalnya, sampai kemudian kukirimkan Photo kepala tanpa badan tersebut. Sontak saja mereka mulai khawatir.
Kami mencoba menelpon dan SMS ke no Ujat, tidak ada respon. SMS yang tidak dibalas telpon yang tidak diangkat. Astaga kemana anak ini, jangan-jangan dia khilaf, dan benar bahwasannya photo tersebut adalah dirinya.
Semua pikiran berkecamuk. dari jam 22.00 berita itu diketahui teman-teman, Ujat tetap tidak merespon. kemudian jam 22.39 dia membalas SMS ku, sedikit lega rasanya, aku kabarkan bahwa ada sms dari Ujat.
Kemudian temanku bertanya benarkah Ujat yang membalas? atau?.....ah ternyata kecemasan belum berakhir, kembali kami mencoba menghubungi pertelpon dan sms lama sekali tak ada balasan.
Bahkan seorang teman yang kami tuakan menyarankanku untuk segera bersiap ke RS, memastikan identitas pelaku. Kami semua diliputi kecemasan karena bagaimanapun juga Ujat ini cukup dekat dengan kami semua.
semua masih berkumpul dan saling menanyakan sembari menelpon ke semua nomor yang dimiliki Ujat tidak diangkat tidak ada respon.
jam 00.51 aku mendapatkan sms dari operator untuk menghubungi suatu nomor. Segera aku telpon nomor itu, di ujung sana terdengar suara yang cukup familiar.
S: Astaga ini kau kan Jat
U: Iya, kenapa,e?
S : T*lo ni, kau lihatkan ada bom di kampung melayu, dan muka pelakunya mirip kau. Baru kau susah dihubungi lagi
U: Hapeku aku silent, jadi aku ga tau ada telpon
S : Kau udah lihat photonya?
U : Udah aseme,
(kemudian obrolan menjadi ngawur)
Tidak lama kemudian teman-temanpun mengabarkan bahwa mereka jga sudah bicara dengan Ujat. dan memang pelakunya memang bukan Ujat, walau sangat mirip.
Nb: Silahkan cari gambar pelaku peledakan bom kampung melayu di google.
Sumber berita :
http://nasional.kompas.com/read/2017/05/25/06453021/teror.bom.kampung.melayu.kami.tidak.takut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar