Apakah aku harus menjerit tertawa riang
Sedang ia lawanku
merintih menahan perih
Kita memang telah bertempur
Untuk satu hati yg
entahlah layak atau tidak disebut hati
Sedang lawanku terhunus pedang
menunggu panggilan ajal
Aku dan rasa berdosa
Melihat hati pekik tertawa
tanda bahagia
Pertempuran telah dimenangkan oleh pemenang yg buta tuli
NobertPeace/AraBeringin, 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar