Senin, 18 Juli 2016

Puisi tanpa judul

Apakah aku harus menjerit tertawa riang 
Sedang ia lawanku merintih menahan perih 
 
Kita memang telah bertempur 
Untuk satu hati yg entahlah layak atau tidak disebut hati 
Sedang lawanku terhunus pedang menunggu panggilan ajal 
 
Aku dan rasa berdosa 
Melihat hati pekik tertawa tanda bahagia 
Pertempuran telah dimenangkan oleh pemenang yg buta tuli
 
 
NobertPeace/AraBeringin, 2016



Tidak ada komentar:

Posting Komentar